Me n My Right Brain

Setelah menginjakkan kaki di FK, merasa sedikit demi sedikit otak kanan saya atropi....

Tanya kenapa??

Hmm..mungkin karena saya sudah tidak seintens duu mengerjakan hal-hal otak kanan..meskipun saya masih sangat mencintainya..hehe..

Dulu sekali...saat tu pertama saya di SMA 3, saya mengikuti sebuah kegiatan ekstrakuliuler yang sangat berbau otak kanan.. Saya mengikuti Keluarga Paduan Angklung. Di sana saya banyak belajar tentang musik meskipun belum sampai ke tahapan yang tinggi.. Sempat belajar memainkan hi-hatt cymbals, belajar mengaransemen musik, musikalisasi..dan lain-lain...

Dan sekarang, saya hmpir sudah tidak pernah lagi memainkan musik, meski saya masih suka mendengarkan musik... Hmm, jadi ingin blajar musik..

Apalagi setelah kejadian hari ini..

Saya dan teman-teman belajar bersama di kosan teman saya. Di kosannya, ada sebuah organ. Selesai belajar, bermai musiklah dua orang teman saya. Dan sungguh, saat itu iri sekali rasanya. Ingin sekali rasanya bisa bermain musik seperti dua orang teman saya itu.

Hmm...am I too old to learn music??

Jadi tertarik untuk mengikuti salah satu UKM musik yang baru saja dbentuk di kampus.. hehe..
Andai saya pekerjaan saya di tempat lain tidak banyak...

Hmmm...

ketika mencoba memainkan melodi sederhana yang dicontohkan oleh teman saya, jelas sekali terlihat kalau jemari saya sangat tidak bisa sinkron satu sama lainnya.. lost of coordination. Huuhuu... kalau mau jadi dokter bedah kayanya latihan piano bisa dipakai juga untuk melatih keterampilan jari-jari...
(untunglah,,,saya tidak bercita-cita menjadi dokter bedah..)

Hmmm... sebenarnya inti dari tulisan ini adalah keinginan saya untuk belajar musik..heu..
kalaupun tidak ada kesempatan untuk itu, saya bercita-cita kelak anak-anak saya selain shaleh adn pandai mengaji, juga pandai memainkan musik..yaaaiy!! (asal jangan musik yang aneh2 aja...hehe)


yah, sebenarnya sih kalau untuk melatih kemampuan otak kanan ga mesti dari belajar piano..tapi entah mengapa...

Flu Babi

Hati-hati....!!!

FLU BABI sudah masuk Indonesia...!!

di RSHS udah ada satu pasien..
di RS Sulianti Saroso udah ada 2 pasien..
di RSU Mataram ada 1 pasien..

depkes menyediakan obat tamiflu untuk orang2 yang suspect Flu Babi..
ada yg mau?? hehe

Ini (bukan) Politik Indonesia




Suatu hari, khadimat yang biasa bekerja di rumah bercerita pada nenek saya.

"iya Bu, tadi ada orang dari partai h***** datang bawa uang...buat pilpres, katanya.."

MasyaAllah..belum resmi keluar nama capres-cawapres, udah ada aja praktek moneypolitics...ckckc..

Semoga Allah mengampuni..

TEKAD

...ini tulisan kiriman dari orang yang sangat saya sayangi. Orang yang telah mengantarkan saya pada indahnya tarbiyah, mengenalkan saya tentang dakwah, dan pengorbanan. Meskipun sudah jarang bertemu, namun teteh yang satu ini akan tetap di hati... Luv u teh N...
TEKAD

Menyadari keangkuhan dan kesombongan

Yang mengangkangi dan menindas dunia Islam
Ada yang harus disiapkan
Keikhlasan diri, Kebulatan tekad, Kekuatan jasad,
Menyikapi kehancuran yang melanda dunia Islam
Di tengah kelesuan, kelemahan, dan tidur panjan umat Islam
Langkah yang dilakukan harus penuh kesungguhan
Bukan semata bicara panjang lebar,
tanpa kerja yang nyata,
Atau semata mengungkapkan kebobrokan
Namun dengan penuh ragu dan kecenderungan
Adalah memantapkan diri,
Bahwa kesabaran adalah cambuk,
untuk menegakkan keadilan
Merenungi langkah yang harus dilakukan
untuk masa depan dunia Islam,
Ada yang harus dilakukan, ada yang harus ditegaskan
Kemantapan diri – kekuatan tekad –
Kemurnian asas – dan kejelasan tujuan
Saudaraku,
Semoga setiap tarikan nafas, denyut jantung,
getar sukma, dan jerit jiwa kita,
Selalu kita persembahkan untuk Islam
Semoga Allah senantiasa mengistiqamahkan dan
memberikan taufiq kepada kita semua
Semoga jalinan ukhuwwah ini menjadi sesuatu yang indah
yang tak terlupakan dan kekal sampai di jannah-Nya kelak
Aamin..

Sebuah Kisah Tentang Dia

Dia??
Dia adalah favorit saya.
Dia adalah yang hampir selalu jadi pilihan saya di kondisi apapun.
Hujan. Panas. Dingin. Pedas. Manis. Ya, dia.

Dia adalah minuman nikmat pembawa selera yang bahkan instant-nya saya beli di warung untuk mendapatkan sensasi yang sama.

Dia adalah…
TEH TARIK….!!!! (pake atopun ga pake es).

Beneran deh. Minuman yang satu ini nikmat banged..
Slurupt…apalagi kalo belinya di tempat yang cara bikinnya bener (maksudnya ga Cuma diseduh doang gitu..plus ditarik2 sampe nanti muncul busa2 di tehnya…)

Teh tarik seantero Jatinangor yang paling enak ada di Rumah Makan Tanah Rencong.
Tempat yang satu ini tempat makanan khas Aceh, termasuk Teh Tarik bersama-sama dengan Roti Jala, Mie Rebus/Goreng Aceh, Nasgor Aceh, Martabak Aceh…dll-dll.

Saya setiap makan di tempat ini selalu tergiur dengan teh tarik sampai akhirnya membelinya dan membelinya. Gile Gin, ga bosen apa??!
Entah mengapa, minuman yang satu ini ga berasil membuat saya bosan dan berpindah hati (atau belum ya?? Hehe). Rasanya itu loh…luarbiasa unik dan nikmat..nyuuuummmm…

Saking sukanya minuman ini, saya sampai bereksperimen di kosan untuk menciptakan minuman dengan sensasi yang sama.

Teh celup? Hadir
Gula putih? Hadir
Dan satu bahan yang saya curigai menjadi otak kelezatan teh tarik adalah.. KRIMEEEERRR!!!!
Ready state.

Eksperimenpun dimulai.
Kocok sana-sini, aduk sana-sini.
Jadilah sebuah minuman yang secara penampakkan sangat mirip dengan yang biasa saya beli di Tanah Rencong. Bismillah, waktunya mencoba.

Tadaaaa!!!
Ternyata rasanya sama!!!!
Hanya mungkin perbedaan aroma yang membuat rasa uniknya sedikit berkurang. Ya iyalah… saya kan Cuma pake teh celup biasa.. Mungkin yg di Tanah Rencong tehnya diimpor dari Aceh..haha

Tapi bagaimanapun juga, saya sangat senang karena percobaan saya kali ini sukses dengan poin 95%. Hihi.. Subyektif banget sih..
Buat yang belom pernah nyoba teh tarik, kayanya harus disempetin untuk nyoba deh. Karena minuman ini bener2 nikmat dan beda sama yang lain..

Untaian Nashihat Tuk Para Pejuang di Jalan Da'wah





Saudaraku,

Rahmat Allah ‘Azza Wa Jalla adalah hak setiap kaum beriman. Inilah yang dikatakan para salafus shalih :” Kasihan para orang yang lalai, mereka keluar dari dunia, tapi tidak sempat merasakan sesuatu yang paling indah di dunia.

Tabi’in yang lain mengatakan :” Andai para raja itu tahu kebahagiaan yang kami miliki, pastilah mereka rebut
kebahagiaan itu dengan pedang-pedangnya.”

Saudaraku,

Renungkanlah firman Allah ‘Azza Wa Jalla,” Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang yang menyeru Rabbnya
di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhoan-Nya..” ( Q.S: Al Kahfi:28 )

Saudaraku,

Tak ada yang lebih indah dari kebersamaan dan menjalin kedekatan dengan Allah ‘Azza Wa Jalla. Ketenangan jiwalah
yang akan terpancar dari semua usaha pendekatan diri kepada Allah ‘Azza Wa Jalla. Kedekatan dengan Allah ‘Azza Wa
Jalla yang akan menjadikan seorang pejuang saat di penjara seorang diri merasakan terbukanya pintu penjara justru
mengganggu konsentrasinya dari suasana ‘intim’ bersama Sang Khaliq. Ia memanfaatkan kondisi di penjara untuk
menyendiri dengan Allah ‘Azza Wa Jalla, berdzikir, tafakur, shalat dan berdo’a. Jika umumnya para tahanan sangat ingin
menanti waktu istirahat dimana pintu penjara dibuka, tapi sang pejuang itu justru mengatakan,” Jika pintu ini terbuka
maka keintimanku dengan Allah terganggu, dan aku justru merasa tidak tenang ketika pintu ini dibuka, dari pada pintu ini
tertutup.” ( Baina Rabbaniyah Wal Maddiyah, Mushthafa Masyhur, 86 )

Seperti itulah tenang dan nikmatnya bersama Allah ‘Azza Wa Jalla saudaraku. Mari letakkan hati kita disini. Bersama
Allah.

Saudaraku,

Seringlah mengunjungi saudaramu dalam jalan ini. Jangan jauhkan mereka dari hati. Sering-seringlah berkunjung,
bertatap muka dan memandang wajah mereka. Disanalah engkau akan menemui berkah hidup berjama’ah, yang dapat
memberi bekal bagi jiwa agar kita dapat melanjutkan perjalanan ini sampai tujuan akhir…ridha Allah dan Surga-Nya.

Saudaraku,

Jika ada di antara kita yang merasakan adanya jarak dan kesenjangan hubungan dengan kaum beriman, kembalikanlah
keadaan itu pada kualitas kedekatan hubungan kita dengan Allah ‘Azza Wa Jalla. Jika kita merasakan sulit memperoleh
simpati dan hati manusia, bandingkanlah kondisi itu dengan kondisi kita dalam menarik simpati dan cinta Allah ‘Azza Wa
Jalla.

Saudaraku,

Jiwa ini perlu tantangan dan benturan. Dalam suasana ada tantangan dan benturan yang memunculkan mujahadah atau
upaya keraslah akan muncul kualitas iman yang baik. Sayyid Quthb, pejuang da’wah Islam yang mati terdzolimi di tiang
gantung mengerti sekali tentang hal ini. Katanya,” Hakikat iman tidak akan terbukti kesempurnaannya dalam hati
Wahdah Islamiyah seseorang sampai ia menghadapi benturan dengan upaya orang lain yang berlawanan denagn imannya. Karena
disinilah, seseorang akan melakukan mujahadah kepadanya untuk menghalanginya dari keimanan. Disinilah cakrawala
iman akan tersingkap dan terbuka. Keterbukaan yang tidak pernah terjadi pada orang yang merasakan iman secara
datar.” ( Sayyid Quthb, Mustaqbal li Haadza Diin, 10 )

Saudaraku,

kita memang hamba-hamba Allah yang jauh dari kesempurnaan dan penuh kelemahan. Karenanya, selain menanamkan
niat dan tekad yang kuat, mari sama-sama tengadahkan tangan. Berharap dan berdo’alah kepada Allah ‘Azza Wa Jalla
agar kita diberi kekuatan dan keteguhan.

Saudaraku,

Mari lanjutkan iringan langkah kita. Bersama-sama menuntun dan saling memberi pelita agar langkah kita tidak
menyimpang dari jalan yang benar. Bersama-sama saling memompa semangat agar tekad kita terpelihara sampai tujuan
hidup terakhir.

“ Perjalanan panjang hanya bisa ditempuh dengan keseriusan dan berjalan waktu malam. Jika seorang musafir
menyimpang dari jalan, dan menghabiskan waktu malamnya untuk tidur, kapan ia akan sampai ke tujuan?” ( al fawaid
113)

Tetaplah disini saudaraku,

Kita mungkin akan melalui perjalanan yang lebih mendaki dan terjal. Tapi di sanalah kita berharap bisa bersama
merasakan kenikmatan yang kita idam-idamkan. Maka, ucapkanlah “ Alhamdulillah ” atas seluruh keadaan yang kita
alami. Meski kebersamaan ini sungguh menguras keringat dan meletihkan sendi-sendi.

Saudaraku,

Ada benteng perjalanan panjang di hadapan. Kita akan terus melangkah dan tak akan berhenti. Kita akan tetap bersamasama
berada di atas jalan ini. Mari saling berpegangan di jalan ini. Saling membantu bila ada di antara kita yang akan
jatuh ke dalam jurang. Bertahanlah, karena perjalanan kita di dunia ini tidak akan lama, dan hanya sebentar.
Bertahanlah…saudaraku.

Saudaraku,

Selamat jalan. Selamat berjuang. Semoga Allah ‘Azza Wa Jalla mengumpulkan kita di surga kelak. Dalam naungan ridha
dan kasih-Nya.

Ilahi…Iringi tiap langkah kami dengan cinta-Mu…

Wallahu A’lam

Taken from: Berjuang di Dunia Berharap Pertemuan di Surga ( Refleksi Ruhani Pejuang Dakwah ), Muhammad Nursani

Teruntuk sahabat-sahabatku di jalan dakwah.. Sungguh, kalian adalah bekal bagiku untuk mengarungi jalan ini. Tanpa do’a dari kalian semua, mungkin sudah sejak dulu diri ini terlempar dan berpaling dari jalan ini. Uhibbukum fillah..Jangan pernah berhenti untuk saling mendo’akan..^^

what an experience!

Pernah ga teman2 mengalami pengalaman “mistis” seperti yang pernah saya alami?? check this story out!

***

Suatu malam yang sepi di kosan…

Detak jam dinding luar biasa terasa hentakannya malam ini. Entah mengapa. Tidak seperti bisanya. Mungkin karena suasana di luar kosan sudah mulai senyap. Para ibu sudah berhasil menidurkan anak2nya yang sedari tadi rewel. Tetangga yang tadi masih saya dengar suara lantunan lagu dari laptopnya pun nampaknya sudah mulai terlelap. Bu Iroh, Bu Utey, mungkin juga sudah terlelap di rumahnya masing-masing.

Saya? Masih terjaga.

Sampai akhirnya saya putuskan untuk mengakhiri kesendirian ini dan bergabung bersama yag lainnya di pulau mimpi.

Bantal dan guling sudah sejak tadi meraung-raung memanggilku.

Okai. Saya akan tidur sekarang….

..bersiap…

Menarik selimut..

Dan nampaknya malam itu, dalam htungan detik saya langsung memejamkan mata.

“Have a nice dream…sweety….” (just talking to myself..)

…

…

Hitamputih..abuabu..

Atau berwarna??

Entahlah..

..

Pemandangan hitam-putih atau entah berwarna..

…

Sampai ahirnya saya terbangun. Kaget. Panik. Takut. Lelah. Dyspnea. Langsung berubah posisi dari posisi tidur menjadi terduduk lemas di atas kasur.

“Astaghfirullah…”

Mata menerawang ke sekeliling kamar, mengingat pemandangan entah hitam-putih atau berwarna yang beberapa saat yang lalu saya lihat.

Ya, saya bermimpi.

Mimpi yang masih teringat sampai sekarang.

Mimpi dimana saya melihat sendiri tubuh saya terbujur kaku tak berdaya dan tak bernyawa.

Mimpi dimana saya melihat diri saya menjadi seonggok tubuh dingin yang diam mebisu.

Masya Allah…

Mungkin ini peringatan dari Allah…betapa sering terlupanya saya akan hal yang satu ini.

Sangat bersyukur Allah telah mengingatkan saya.

Menangis malam itu.

Merasa belum siap kalau tiba-tiba saat itu benar2 datang.

Saat dimana sudah tidak ada lagi kesempatan untuk bertaubat.

Astaghfirullah..

Banyak2 beristighfar sebelum kesempatannya benar2 hilang…

Everyone of Us is Sooo Special!

Sedang belajar bersama...
sampai tiba2 salah seorang teman berkata "Gin, ini lagu untuk kamu" sambil menyalakan winamp laptopnya..

awalnya ga ngeh..tapi ternyata isinya dalem banget...


"Stay The Same"

Don't you ever wish you were someone else,
You were meant to be the way you are exactly.
Don't you ever say you don't like the way you are.
When you learn to love yourself, you're better off by far.
And I hope you always stay the same,
cuz there's nothin' 'bout you I would change.


I think that you could be whatever you wanted to be
If you could realize, all the dreams you have inside.
Don't be afraid if you've got something to say,
Just open up your heart and let it show you the way.


Believe in yourself.
Reach down inside.
The love you find will set you free.
Believe in yourself, you will come alive.
Have faith in what you do.
You'll make it through.

***

mungkin tanpa sadar kita sering berandai-andai.. Andaikan saya si IPK 4.. andaikan saya berada di senat mahasiswa.. andaikan saya ini..andaikan saya itu... dan merasa menyesal telah dilahirkan sebagai orang yang kita nilai sering gagal..

berandai-andai dan lupa mensyukuri yang sudah ada dalam diri kita..



...there's a special part in everyone of us...

ga perlu merasa diri ini lebih kecil daripada orang lain..karena yang lain juga punya kekurangannya masing2...
dan kita punya bagian spesial yang orang lain ga punya


jadi dapat semangat baru untuk menghadapi ujian, setelah sedikit merasa down akibat pengalaman ujian tahun lalu yang kurang menyenangkan..

makasih cum...^^


Ya Rabb..jika pernah diri ini seperti itu, ampuni...

statistika

Entri Populer

Mutiara Illahi

"Allah adalah cahaya langit dan bumi. Perumpamaan cahayanya adalah ibarat misykat yang didalam misykat itu ada pelita yang besar. Pelita itu di dalam kaca dan kaca itu laksana bintang yang bercahaya sekilau mutiara. Ia dinyalakan dengan minyak dari pohon yang penuh barakah. Pohon zaitun yang tumbuh bukan di timur tidak pula di barat. Yang minyaknya hampir-hampir menyala meski tiada api yang menyentuhnya. Cahaya diatas cahaya! Allah membimbing kepada cahayaNya siapa yang Ia kehendaki. Allah membuat perumpamaan bagi manusia dan Allah Maha Mengetahui segala."(Q.S. An-Nur 35)

komenkamu


ShoutMix chat widget

inget Allah yuk..

The Traveller..

Foto saya
Manusia biasa yang ingin menjadi luar biasa. Tidak biasa tapi ingin membiasakan diri menulias... Masih kuliah, dan masih agak lama sepertinya untuk lulus.. Tapi yang namanya proses itu harus dinikmati.. So,i enjoy my journey to be a doctor..^^

waktu terus berlari..

Follower