Survival Game

sedikit lebay memang judulnya. tapi sungguh deh, saya merasa sangat sangat bersyukur bisa melewati masa2 sulit di 4 tahun studi sarjana saya.


Kenapa?
banyak alasan yang mendasarinya..

Pertama, saya datang dengan NOL -bahkan minus- ketertarikan pada dunia kedokteran. Saya datang dengan bayang2 semu tentang cita2 masa kecil saya yang sama sekali jauuuuh dari dunia kedokteran (yang pada akhirnya tidak tercapai, hehe)

Kedua, saya bahkan merasa apapun jurusannya OK, asalkan bukan kedokteran. can you see how much i dislike it..??!

Ketiga, bener deh, saya ga suka kedokteran.

Lalu orang2 mulai berpikir.. "orang gila" macam ini kenapa pada akhirnya memilih hal yang sama sekali tidak disukainya..???

Alasannya hanya satu.. (sungguh!). Karena saat itu, saat saya memutuskan untuk memilih FK, saya merasa bahwa ada kekuatan besar yang mendorong saya untuk memilihnya. Bukan dari orang tua, pula bukan dari teman... Saya merasa sepanjang (lebay) hidup saya di SMA saya selalu meminta untuk diberikan pilihan (dalam hal ini tempat kuliah) yang terbaik dariNya.. maka saat tiba2 saya berubah pikiran untuk memilih FK saya lantas yakin bahwa inilah jawaban atas do'a2 saya..

dan setelah memasuki dunia yang sama sekali baru itu...

Mulai berunculan seribu satu alasan untuk menyerah dan meninggalkannya ketika saya masih tingkat 1. Hampir setiap hari saya berpikir untuk ikut ujian lagi dan memilih jurusan yang saya cintai setengah mati -yang dulu hanya saya simpan di pilihan kedua- itu. Hampir tiap kali saya berkunjung ke kampus impian saya itu, perasaan yang timbul adalah iri, marah, dan kadang kecewa pada diri sendiri.

Hasil dari kesetengahan hati itu jelas terlihat pada transkrip nilai semester 1 saya..=.='
ya Allah.. mau jadi dokter macam apa kalau begini terus.. makan aja ga boleh setengah hati, apalagi mempersiapkan masa depan??!

Maka mulai sadarlah saya atas segala kekeliruan yg saya lakukan (bukan perkara memilih FKnya loh..). Keliru karena secara tidak langsung saya sedang mengikis keyakinan yang dulu timbul saat saya memilih fakultas dua huruf itu. Wah, kalau begini caranya jelas salah... Karena harusnya saya yakin sepenuh hati bahwa keberadaan saya di FK adalah atas izinNya.. atas petunjukNya. bukan suatu kebetulan (apalagi keberuntungan..).

Syukurlah, selain kesadaran yang mulai timbul, ada hal lain dari luar yang secara nyata mendorong saya..
what was that??
Sense of US (ada ya istilah ini? haha)-nya teman2 (katakanlah) "bermain" saya..
Jujur saja, kalau tidak terpaksa (pada awalnya), mungkin saya tidak akan pernah datang ke "arisan" rutin kami setiap menjelang ujian tengah dan akhir semester. Terpaksa, terpaksa, terpaksa... pada akhirnya keterpaksaan itu membuat hati saya perlahan luluh. Perlahan, saya mulai mencintai apa yang saya kerjakan (kuliah a-la mahasiswa FK. red). Saya mulai yakin lagi bahwa INI YANG TERBAIK, Allah yang menginginkan saya disini. dan akhirnya, alhamdulillah.. dengan dorongan dari teman2 (yang mungkin tidak mereka sadari) saya berhasil JATUH CINTA SETENGAH MATI (bukan setengah hati lagi) pada dunia kedokteran..

Thanks pals..
Saya mendapatkan sangat banyak pelajaran berharga dari kalian..
Belajar untuk lebih banyak memberi..
dan ikhlas menerima (jika kurang sesuai harapan)..
terutama, belajar mengenai arti berkorban untuk orang lain (yang saya rasa sangat banyak saya dapatkan dari kalian^^).
Belajar mengenai kolegialisme..
dan saya sangat bersyukur bisa mengenal kalian..

Kalian adalah salah satu hal yang membuat saya bisa bertahan "hidup di bawah keterpaksaan" yang akhirnya membuahkan kecintaan..

Love you so... my best friends ever!

**teruntuk teman2 arisan THE BUGS dan 2006 Fantastixx **

0 komen:

Posting Komentar

statistika

Entri Populer

Mutiara Illahi

"Allah adalah cahaya langit dan bumi. Perumpamaan cahayanya adalah ibarat misykat yang didalam misykat itu ada pelita yang besar. Pelita itu di dalam kaca dan kaca itu laksana bintang yang bercahaya sekilau mutiara. Ia dinyalakan dengan minyak dari pohon yang penuh barakah. Pohon zaitun yang tumbuh bukan di timur tidak pula di barat. Yang minyaknya hampir-hampir menyala meski tiada api yang menyentuhnya. Cahaya diatas cahaya! Allah membimbing kepada cahayaNya siapa yang Ia kehendaki. Allah membuat perumpamaan bagi manusia dan Allah Maha Mengetahui segala."(Q.S. An-Nur 35)

komenkamu


ShoutMix chat widget

inget Allah yuk..

The Traveller..

Foto saya
Manusia biasa yang ingin menjadi luar biasa. Tidak biasa tapi ingin membiasakan diri menulias... Masih kuliah, dan masih agak lama sepertinya untuk lulus.. Tapi yang namanya proses itu harus dinikmati.. So,i enjoy my journey to be a doctor..^^

waktu terus berlari..

Follower